Ardila Novita Sari Terbaik I Lomba Baca Puisi Se-Lampung GLF 2014

             
Penyerahan piala kepada Ardila Novita Sari

               Dzikir, itulah selarik bait puisi yang membuat dewan juri dan audien diam tercengang. Dengan alunan nada-nada syair nan elok dan menggelegar, membuat suasana yang ramai menjadi hiruk pikuk. Seluruh pandangan mata tertuju pada sosok satu ini. Dengan mimik muka dan gestur tubuh nan indah, melengkapi kesempurnaan pembawaan selarik bait puisi itu.

Ardila Novita Sari, itulah sosok yang dimaksud dalam kisah ini. Siswa yang baru duduk di bangku SMP kelas tujuh ini, mampu membuat dewan juri dan audien tercengang  dengan puisi yang ia bawakan. Ardila merupakan salah satu wakil sekolah yang diutus untuk mewakili sekolah dalam kegatan Gebyar Lintas Fortasi (GLF) se- Lampung yang rutin diselenggarakan oleh perstuan IPM kota metro.

GLF yang yang diselenggarakan pada tanggal19-21  September 2014 ini, diikuti oleh seluruh siswa kelas tujuh SMP/MTs Muhammadiyah dan kelas sepuluh SMA/MA Muhammadiyah se-Lampung. Ardila Novita Sari adalah siswa yang diberi amanat oleh sekolah sebagai peserta lomba baca puisi wakil dari SMP Muhammadiyah 2 Metro. 

Dengan kerja keras dan kesungguhan serta semangat yang terus berkobar, akhirnya ia mampu membuktikan pada sekolah-sekolah yang lain sebagai Juara Pertama Lomba Baca Puisi. Perjuangan Ardila untuk meraih prestasi in tidaklah mudah. Tak ada waktu yang terbuang sia-sia olehnya. Dengan bimbingan dan arahan dari Bapak dan Ibu guru, ia dengan gigih berlatih setiap hari bahkan sampai sore hari. Namun itu tidak menyurutkan semangat Ardila untuk terus berjuang mengharumkan nama SMP Muhammadiyah 2 Metro.

Anak pertama dari pasangan suami istri Wagiman dan Sucimah patut diacungkan jempol. Karena dengan  semangat dan dukungan dari kedua orang tua dan bapak ibu guru disekolah, ia mampu membawakan bait-bait puisi yang mungkin terlihat sederhana jika orang lain membacanya. Namun ini berbeda ketika yang ia yang membawakannya. Dengan penuh penghayatan dan tekanan-tekanan nada nan indah mampu membuat dewan juri terssenyum bangga. 

"alhamdulillah, usahaku selama ini tidak sia-sia,. Berkat kerja keras, semangat dan dukungan dari bapak ibu dan guru-guruku, akhirnya aku bisa meraih juara pertama lomba baca puisi”, tutur siswa yang gemar membaca ini. Prestasi yang ia raih, patut sebagai contoh siswa-siwa yang lain bahwa untuk mencapai sebuah kesuksesan dibutuhkan kerja keras dan semangat yang tinggi. “Semoga pada tahun-tahun mendatang, semua kejuaraan yang ada di GLF bisa diraih oleh siswa-siswi SMP Muhammadiyah 2 Metro ini” Pungkasnya.

Diposkan Oleh : Admin Bulletin Ar-rahmah SMP Muda | Muhammadiyah 2 Metro - Lampung

CARA JITU MEMBENTUK AKHLAK PESERTA DIDIK

     
 Pendidikan akhlak atau yang sering disebut pendidikan karakter merupakan hal yang wajib di lakukan oleh semua manusia apalagi kaum muslimin dan muslimat baik orang tua itu sendiri maupun dikalangan para pendidik, sebagai salah satu tugas dan tanggung jawab meneruskan misi dakwah rosulullah SAW diutus ke muka bumi ini tidak lain adalah untuk membenahi akhlak ummat manusia. Senagaiman di tegaskan  dalam hadis-hadis Nabi saw,  yang paling populer adalah : "Aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia."
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata akhlak diartikan sebagai budi pekerti      atau kelakuan. Kata akhlak walaupun terambil dari bahasa Arab (yang biasa berartikan tabiat, perangai kebiasaan, bahkan agama), namun kata seperti itu tidak ditemukan dalam Al-Quran. Yang ditemukan hanyalah bentuk tunggal kata tersebut yaitu khuluq yang tercantum dalam Al-Quran surat Al-Qalam ayat 4. Ayat tersebut dinilai sebagai konsiderans pengangkatan Nabi Muhammad saw sebagai Rasul “Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) berada di atas budi pekerti yang agung (QS.Al-Qalam”[68]:4).
Dan bahwasanya akhlak mulia adalah amalan yang paling berat timbangannya kelak di hari kiamat. Bahwasanya akhlak mulia adalah amalan yang paling banyak memasukkan orang ke dalam syurga dan mampu mengangkat derajat. Akhlak yang mulia menunjukkan kesempurnaan iman seseorang.
Sebagaiman Sabda Rosulullah SAW:
Artinya : “yang paling banyak amal yang memasukan seseorang ke dalam surga ialah bakti kepada Alloh dan perangai yang baik.”(HR. Tirmidzi)
Selain itu, akhlak juga merupakan ciri-ciri kelebihan di antara manusia kerana sebagai  lambang kesempurnaan iman, ketinggian taqwa dan kealiman seseorang manusia yang berakal. Dalam hal ini Rasulullah saw bersabda yang bermaksud : "Orang yang sempurna imannya ialah mereka yang paling baik akhlaknya."
Maka dengan demikian, proses pembentukan sesebuah masyarakat adalah sama seperti membina sebuah bangunan. Kalau dalam pembinaan bangunan, asasnya disiapkan terlebih dahulu, begitu juga dengan membentuk masyarakat mesti dimulakan dengan pembinaan asasnya terlebih dahulu. Jika kukuh asas yang dibina maka tegaklah masyarakat itu. Jika lemah maka robohlah apa-apa sahaja yang dibina di atasnya.
Dengan demikian akhlak menjadi amat penting karena merupakan asas yang dilakukan oleh Rasulullah saw ketika memulakan pembentukan masyarakat Islam. Sheikh Mohamad Abu Zahrah dalam kitabnya Tanzim al-Islam Li al-Mujtama' menyatakan bahawa budi pekerti atau moral yang mulia adalah satu-satunya asas yang paling kuat untuk melahirkan manusia yang berhati bersih, ikhlas dalam hidup, amanah dalam tugas, cinta kepada kebaikan dan benci kepada kejahatan.

Kemudian untuk mewujudkan cita-cita memiliki generasi yang berakhlak atau bermartabat serta menjadi para peserta didik yang memiliki karakter yang baik, dalam hal ini penulis sajikan beberapa kiat jitu untuk membentuk pesrta didik yang berakhlakul karimah dianataranya:

1. Peran Orang Tua 
Yang paling utama dalam pembentukan akhlak peserta didik adalah peran orang tua dalam mendidik anak-anaknya sedini mungkin, bahkan dimulai sejak sebelum nikah yaitu, dengan cara memilih calon pasangan hidup, kemudian sejak dalam kandungan sudah sering di perdengarkan kalimat-kalimat yang baik (ayat-ayat dan zikir), ketika menyusui dalam keadaan suci, sebagaimana kisah seorang ulama terkenal dari turki, Dr. Sa’id Mursi yang memiliki kecerdasan dan kealiman luar biasa sejak kecil, ternyata salah satu penyebanya adalah ketika beliau masih balita tidaklah ibunya memberikan ASI kecuali ibunya dalam keadaan berwudu (suci), selain itu orang tua hendaknya memberikan nafkah kepada keluarganya dari hasil yang halal agar mendapat keberkahan.
Peran orang tua sangat penting dalam rangka mewujudkan generasi penerus ummat yang memiliki akhlakul karimah, orang tua adalah madrosatul uula (sekolahan pertama) bagi patra dan putrinya, sebagaimana di jelaskan dalam sbuah hadits Rosulullah SAW.
Artinya: “setiap anak yang dilahirkan dalam keadaan (membawa) fitrah (rasa ketuhanan dan kecendrungan kepada kebenaran). Maka kedua orang tuanya yang membentuk anak itu menjadi yahudi, Nasrani, atau majusi”. (HR. Bukhori).

2. Peran Guru
Begitu pentingnya peran guru dimana anak-anak itu bersekolah, begitu kagetnya kita saat melihat di televisi ada oknum guru yang melakukan kekerasan pada anak didiknya ditambah sistem pendidikan yang terlalu fokus pada nilai ujian ketimbang penanaman nilai akhlak. Guru yang seharusnya menjadi orang yang di gugu dan ditiru terkadang belum memahami betapa mulia tugas yang di embannya yaitu sebagai pendidik generasi.
Selama ini banyak dari para guru hanya menjalankan tugasnya sebagai pengajar bukan sebagai pendidik. Bagi mereka yang terpenting target kurikulum sudah mereka sampaikan pada anak didik tanpa memberi ruh pada setiap apa yang mereka sampaikan. 
Tampaknya pemerintah pun perlu belajar dari negeri-negeri lain seperti Jepang yang begitu menghargai profesi guru sehingga diharapkan dengan penghargaan yang layak, guru-guru negeri ini dapat termotivasi tuk lebih maksimal lagi dalam meningkatkan kualitas diri mereka sebagai pendidik.  

3. Peran Lingkungan
Pergaulan dari lingkungan di luar rumah terutama dari teman-teman yang tidak baik akan mengakibatkan Mereka menjadi pribadi yang rapuh dan labil, mudah terpengaruh dan melakukan apapun agar mendapatkan pengakuan akan eksistensi mereka. Merokok agar dibilang hebat, bergabung dengan sebuah komunitas agar dibilang gaul, berpenampilan aneh agar di bilang trendy, hingga terjerumus dalam narkoba yang dianggap dapat membuat segala masalah mereka menjadi hilang, dan pergaulan bebas untuk mencari kasih sayang yang tidak 

mereka dapatkan di rumah kemudian akhirnya berzina untuk mendapatkan kenikmatan sesaat. Naudzubillah.
Lingkungan yang buruk membentuk anak menjadi seorang yang berkarakter buruk, menyelesaikan masalah dengan kekerasan, dan dengan kekerasan mereka menganggap masalah akan selesai padahal kekerasan yang dilakukan akan menimbulkan kekerasan yang lain. Sebagai contoh adalah kasus tawuran yang  kebanyakan pemicunya adalah kekerasan yang dilakukan baik itu berupa bullying yang diterima oleh seseorang baik itu berupa ejekan, hinaan, maupun kekerasan fisik yang berujung timbulnya rasa solidaritas dari komunitas orang itu untuk melakukan pembalasan terhadap apa yang dilakukan pada teman mereka kemudian terjadilah penyerangan yang berkepanjangaan. 

4. Peran Dari dalam diri peserta didik
Yaitu dengan cara memberikan keteladanan, nasihat, pemahaman, penyadaran, rayuan dan hukuman yang bijaksana yang bersifat mendidik, serta adanya kemauan dan semangat yang kuat, motivasi tumbuh dari dalam diri peserta didik, maka mudah-mudahan akan ada perubahan sikap yang  mengarah lebih baik pada peserta didik itu sendiri seiring waktu pertumbuhan dan kedewasaan anak tersebut.
Sebagaimana di ditulis oleh  Abdurrahman an-Nahlawi metode pendidikan Islam adalah metode dialog, metode kisah Qurani dan Nabawi, metode perumpaan Qurani dan Nabawi, metode keteladanan, metode aplikasi dan pengamalan, metode ibrah dan nasihat serta metode targhib dan tarhib. Dalam pemberian sanksi diusahakan tidak mendahulukan sanksi bersifat fisik, kalau pun terpaksa hendaknya menghindari bagian muka dan bagian lain yang membahayakan anak didik.
Sedanghkan yang dimaksud Targhib adalah janji yang disertai bujukan dan rayuan untuk menunda kemaslahatan, kelezatan, dan kenikmatan (sabar). Sedangkan tarhib adalah ancaman, intimidasi melalui hukuman yang tidak zhalim dan mendidik.
  Maka dari kutipan di atas dapat dipahami bahwa metode pendidikan akhlak dapat berupa janji/pahala/hadiah dan dapat juga berupa hukuman. Muhammad Rabbi Muhammad Jauhari menyatakan metode pemberian hadiah dan hukuman sangat efektif dalam mendidik akhlak terpuji. Wallaahu’alam bissowaab. (Oleh : Sangidun Hamid, S.Sos.I)

Di Postkan oleh ; Admin Ar-rahmah Bulletin

Karnaval HUT-RI Ke-69 Tahun 2014


      SMP Muhammadiyah 2 Metro memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Repubik Indonesia ke-69 tahun 2014. Pelaksanaan kegiatan yang salah satunya karnaval yang dilaksanakan pada hari Senin, 19 Agustus 2014 ini melibatkan seluruh siswa/siswi, mahasiswa PPL STAIN Jurai Siwo Metro dan seluruh guru-guru dilingkungan SMP Muhammadiyah 2 Metro.  Ada sekitar 60 siswa ditambah Mahasiswa PPL dari STAIN Jurai Siwo Metro sejumlah 7 Mahasiswa dan 15 guru yang bergabung pada karnaval tersebut, dan ikut juga dari Tim Robotik SMP Muhammadiyah 2 Metro.

Start karnaval sendiri bertempat dan finish di kampus SMP Muhammadiyah 2 Metro yang dilepas langsung oleh Ustadz Sangidun Hamid, S.Sos.I (Kepala SMP Muhammadiyah 2 Metro). Setelah seluruh peserta karnaval sampai pada tempat Finish seluruh peserta istirahat sejenak, dilanjutkan dengan permainan-permainan menyenangkan seperti lomba balap karung, lomba balon kebersamaan, lomba kelereng keseimbangan.

Acara kernaval memperingati HUT RI ke-69 ini dimaksudkan untuk memperingati hari kemerdekaan republik Indonesia, untuk mengajarkan kepada siswa tentang arti kemerdekaan dan untuk mempererat kebersamaan antar siswa/siswi di lingkungan SMP Muhammadiyah 2 Metro.

I can’t believe my ears

            Dapat mengharumkan nama Sekolah merupakan salah satu hal yang dicita-citakan oleh semua peserta didik . Menjadi wakil sekolah dalam ajang kejuaraan merupakaan suatu kebanggan tersendiri bagi seorang pelajar. Dan siapa yang menyangka  jika salah satu peserta didik dari SMP Muhammadiyah 2 Metro memperoleh kesempatan emas sebagai peserta Seleksi Nasional Pertamina dalam cabang olahraga Sepak Bola usia 15-17 tahun yang diselenggarakan di Stadion Palembang Sumatra Selatan pada tanggal 23 sd 25 Mei 2014 lalu. 

         Fidyan Jais Sullah atau bocah yang akrab dipanggil dengan sapaan jais. Siswa ini begitu membanggakan dengan segudang prestasi yang pernah ia raih dalam bidang olah raga. Jais sangat menggeluti bidang olah raga sejak ia duduk di bangku Sekolah Dasar. Ia gemar sekali bermain sepak bola. Ia mengikuti kejuaraan-kejuaraan pada tingkat  Sekolah Dasar. Namun, prestasinya tidak berhenti di situ saja. Baru dua bulan ia duduk di bangku SMP kelas tujuh, ia mampu membawa nama baik SMP Muhammadiyah 2 Metro dalam kancah  Nasional. Prestasi yang diperoleh Jais memang terbilang luar biasa. Betapa tidak,ia adalah satu-satunya siswa dari SMP Muhammadiyah 2 Metro yang tergabung dalam team sepak bola SSB Junior Amor Metro beserta 11 rekan-rekan lainya dari sekolah yang berbeda di kota Metro. “I can’t believe my ears. Alhamdulillah, walaupun saya serasa tak percaya. Saya sangat bahagia bisa mewakili sekolah saya tercinta ini, ” tutur siswa yang mempunyai hobi bermain sepak bola ini. Selain mendapat pengalaman yang luar biasa, anak pertama dari dua bersaudara  ini juga berkempatan berlatih langsung dengan coach yang luar biasa di Palembang.

                  Perjuangan Jais untuk memperoeh kesempatan emas ini tidaklah mudah. Berawal dari bergabung dengan tim sepak bola yang berada di Yosomulyo, Metro Pusat dimana ia tinggal sampai sekarang ini. Tim SSB Amor Junior Metro ini menjadi wadah Jais untuk berlatih sepak bola dengan sungguh-sungguh sampai ia mendapatkan kesempatan emas itu. Sedikit menilik pengalaman yang telah ia raih di bangku Sekolah Dasar, Jais merupakan siswa yang aktif mengikuti berbagai kegiatan yang berhubungan dengan sepak bola. Siswa kelahiran Metro pada tanggal 14 Desember 2000 ini pernah  juga menjadi kapten tim sepak bola. 

             Fidyan Jais Sullah sendiri dilahirkan dari keluarga yang sangat sederhana. Ia dilahirkan dari pasangan suami istri yang bernama Buniran dan Susilawati. Jais sewaktu kecil diajarkan hidup sederhana dan mandiri. Pekerjaaan kedua orang tuanya hanya sebagai wiraswasta yang menuntunnya untuk selalu hidup sederhana. “Saya tidak ingin menjadi yang pertama dan terakhir.  Saya berharap agar apa yang telah saya raih menjadi motivasi tersendiri bagi teman-teman lain untuk berprestasi, tidak hanya dalam dunia persepakbolaan saja, namun prestasi-prestasi akademis yang lainnya.” Tutur Jais. Prestasi yang telah ia raih harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berjuang dalam meraih prestasi. Kita semua juga berharap agar prestasi yang ia raih kelak dapat berguna bagi dirinya dan tetntunya SMP Muhammadiyah 2 Metro tercinta. 

 Fidyan Jais Sullah (Kelas 8)
SMP Muhammadiyah 2 Metro


Foto Bersama Tim

Foto bersama pelatih


Asep Juara 1 Lomba Blogger Se-Kota Metro

       

         Prestasi demi prestasi Alhamdulillah terus diraih oleh siswa SMP Muhammadiyah 2 Metro. Kali ini prestasi yang diraih datang dari ajang lomba Blogger se-Kota Metro yang dilaksanakan di SMK Negeri 3 Metro pada tanggal 8  - 10 Februari 2014.


SMP Muhammadiyah 2 Metro berhak menempatkan wakilnya sebagai Juara 1 Lomba Blogger sekaligus prestasi kedua untuk ananda Asep Setiawan (Kelas 9) yang bergabung di tim futsal “Junior Muda FC” mendapat juara ke-3 pada tingkat SMP se-Kota Metro tahun 2014.

Anak dari pasangan Ayat Jamanuddin dan Puji Indrawati ini memiliki beberapa prestasi yang membanggakan, selain juara 1 lomba Blogger se-Kota Metro, ia juga tergabung di tim futsal yang mendapatkan juara 2 lomba futsal Gebyar Kemah Motivasi (GKM) tahun 2014.

Walaupun tergolong siswa yang memiliki beberapa prestasi tetapi ia tergolong siswa yang sederhana dan agak pemalu. Saya berharap agar apa yang saya raih dapat menjadi titik awal untuk mendapatkan prestasi-prestasi selanjutnya, dan menjadikan motivasi bagi saya dan dan teman-teman ungkap Asep.

Post oleh : Admin bulletin Ar-Rahmah SMP Muhammadiyah 2 Metro - Lampung

Menumbuhkan Akhlak

       
Oudbound Ceria 24 Tejosari Kota Metro 2014


         Budaya mengabaikan perintah sering ditemukan di sekeliling kita mulai dari mengabaikan perintah orang tua, guru ataupun orang lain. Budaya tersebut dapat tercermin pada tidak terselesaikannya tugas yang telah diberikan, baik tugas yang diberikan orang tua, guru ataupun orang lain. Perilaku ini muncul karena seseorang tidak mau repot, minimnya akhlak dan masih kurangnya rasa tanggung jawab  terhadap tugas yang diberikan.
Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan akhlak adalah dengan kembali ke ajaran syariat yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW. dengan menanamkan nilai-nilai agama Islam yang sudah diajarakan, mulai dari  orangtua, lembaga pendidikan dan lingkungan masyarakat. Nilai-nilai ajaran agama islam harus ditanamkan dan dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari seperti sifat shidiq, amanah. fatonah dan tabligh sehingga apabila nilai itu ditanamkan sejak kecil maka akan membentuk karakter yang baik untuk menjadi manusia berakhlak mulia yang berhati bersih, ikhlas dalam hidup, amanah dalam tugas, cinta kepada kebaikan,benci kepada kemaksiatan dan kejahatan.
Menanamkan nilai karakter Sikap (Akhlak) direalisasikan oleh pemerintah dengan Kurikulum 2013 disetiap lembaga pendidikan, namun pada akhir-akhir ini kurikulum 2013 kembali hanya diterapkan pada sekolah-sekolah piloting saja. Apapun alasanya sehingga Kurikulum 2013 harus di hentikan dan hanya piloting saja yang menerapkan, namun Muhammadiyah memiliki Kurikulum yang lebih menanamkan aspek sikap (afektif) yang lebih pada setiap pembelajaran dengan tidak mengurangi  aspek keterampilan (psikomotorik) dan pengetahuan (kognitif). 
Sekolah adalah pusat pembentukan akhlak dan pertumbuhan prestasi peserta didik. Segala bentuk nilai akhlak dan prestasi siswa di sekolah adalah wujud dari semangat guru, siswa, dan orangtua yang sinergi dan memiliki kerjasama yang tinggi untuk menumbuhkan akhlak dan mencetak generasi berprestasi. Oleh karena itu sekolah harus didukung dan di desain dengan nilai-nilai keislaman yang disepakati bersama guna menumbuhkan akhlak dan menyiapkan generasi berprestasi.  



Oleh : Admin Bulletin Ar-Rahmah SMP Muhammadiyah 2 Metro - Lampung

Happy Launching Salam Redaksi


Salam Redaksi



Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah segala puji hanya milik Allah SWT. Berkat limpahan dan karunia-Nya kami hadir di tengah-tengah pembaca yang budiman melalui edisi perdana bulletin Ar-Rahmah. Dengan terbinya bulletin Ar-Rahmah ini, diharapkan dapat membentuk dan menyiapkan siswa kreatif yang menginginkan serta mau untuk meningkatkan pengetahuan serta pengalaman belajar terutama dalam hal menulis. Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan hidayah kepada kami sehingga bulletin Ar-Rahmah ini dapat terus terbit dan dapat memberikan manfaat bagi kita. Amin.

Kemudian, kami ucapkan selamat kepada siswa berprestasi SMP Muhammadiyah 2 Metro pada tahun 2014 kemarin. Dan tidak lupa kami ucapkan kepada seluruh siswa/siswi yang masuk pada semester genap di tahun pelajaran 2014/2015, semoga di semester ini kita mampu meningkatkan kualitas akhlak dan prestasi kita. Amin

Sebagai media cetak yang berkecimpung di ranah edukatif, bulletin Ar-Rahmah senantiasa ingin menyampaikan dan menyuguhkan informasi dan materi-materi seputar dunia pendidikan terkini. Pembaca yang budiman pada edisi perdana ini kami mengangkat tema “ Menumbuhkan Akhlak”. Menumbuhkan akhlak dapat dilakukan dengan cara membiasakan diri dengan prilaku yang baik kepada orangtua, guru, teman, dan lingkungan sekitar. Apabila prilaku yang baik itu dapat dilakukan dan terus menerus dilaksanakan akan membentuk suatu kebiasaan baik yang pada akhirnya akan membentuk Akhlak yang Mulia.
Kami memohon maaf apabila dalam penerbitan edisi perdana ini masih terdapat kekurangan dan kekeliruan.

Oleh Karena itu, kritik dan saran yang membangun dari pembaca bulletin ini. Pada akhirnya mudah-mudahan keberadaan bulletin Ikatan Pelajar SMP Muhammadiyah 2 Metro Ar-Rahmah dapat memberikan manfaat kapada kitas semua.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb



Oleh : Admin Bulletin Ar-Rahmah SMP Muhammadiyah 2 Metro

Facebook

Popular Posts

Followers

Powered by Blogger.